KENDARI, SULTRA POS, COM–Program kerja Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) di bidang pendidikan mulai berjalan nyata menjelang 2026. Fokus utamanya yakni memastikan mahasiswa Sultra yang membutuhkan tidak terhambat kuliah karena masalah biaya.
Melalui Diskominfo Sultra, Pemprov mengumumkan skema beasiswa senilai Rp1,8 miliar yang langsung bersumber dari dana pribadi ASR. Langkah ini diambil agar bantuan bisa cair cepat tanpa harus menunggu proses pengesahan APBD Perubahan.
“Pakai dana pribadi, karena sangat dibutuhkan mahasiswa,” ungkap ASR, seperti tertuang dalam kutipan yang tercantum dalam materi resmi.
Beasiswa ini menyasar mahasiswa yang sudah mendaftar sejak tahun lalu. Dari sekitar 3.000 pelamar, 150 orang terpilih berdasarkan seleksi yang dilakukan Pemprov. Pembagiannya sesuai jenjang, yakni S1 100 sebanyak mahasiswa, masing-masing Rp7,5 juta, S2 sebanyak 30 mahasiswa, masing-masing Rp15 juta, dan S3 sebanyak 20 mahasiswa, masing-masing Rp30 juta.
Tahap seleksi dan penyaluran dana dijadwalkan pada Mei 2026. Pemprov juga menegaskan komitmen transparansi, tidak ada potongan apapun dalam proses pencairan. Jika ada pihak yang meminta potongan, mahasiswa diminta melapor langsung ke tim khusus gubernur.
Program ini menjadi bagian dari program kerja layanan masyarakat Sultra 2026 dengan tema pendidikan. Tujuannya jelas, menurunkan hambatan finansial, menjaga keberlangsungan studi, dan mendorong SDM Sultra yang lebih maju, aman, sejahtera, dan religius sesuai tagline provinsi. (***)






